Minggu, 04 Desember 2011

FILSAFAT HEGEL


FILSAFAT HEGEL
Banyak artikel memakai istilah-istilah filsafat, khususnya filsafat Hegel (1776-1831). Oleh karena itu saya mulai tanggapan ini dengan menguraikan sedikit tentang filsafat Hegel. Hegel merupakan puncak gerakan filsafat yang di mulai oleh Emmanuel Kilsafathan (1724-1803). Pada akhir abad 19, filsafat Hegel sangat di puja orang, baik di Jerman sendiri maupun di Inggris dan Amerika. Akan tetapi pada waktu ini sudah di tinggalkan orang, karena kelemahan-kelemahan dan kekeliruan yang terdapat di dalamnya. Filsafat Hegel tentang sejarah banyak memepengaruhi teori politik. Karl Marx (1818-1883) yang merupakan salah seorang murid Hegel, membentuk filsafat yang masih membawa ciri-ciri filsafat Hegel.

A.     KESELURUHAN SPIRITUAL
Hegel suka kepada mysticism, daripada mysticism ia mendapatkan suatu gambaran bahwa Dunia atau Ala mini tidak merupakan suatu  kumpulan bermacam-macam unit benda atau jiwa yang masing-masing berdiri sendiri. Hal-hal yang terpisah-pisah menurut Hegel adalah semacam illusi, yang benar dan real adalah kesatuan atau keseluruhan (the whole). Akan tetapi kesatuan itu bukan suatu substansi yang simple seperti yang di gambarkan oleh Spinoza (1632-1676)dan di zaman filsafat kuno oleh permenides (540-450 SM). Kesatuan itu, menurut Hegel adalah sutu sistem yang kompleks atau suatu organisasi. Benda-benda yang berpisah-pisah dan yang menjadi bahan alam ini tidak merupakan illusi yang sebenarnya, masing-masing memiliki sedikit banyak realitas, dan realitasnya itu adalah objek benda tersebut di tinjau dalam keseluruhan.

Menurut Hegel, yang real adalah rational dan yang rational adalah real. Yang di maksudkan dengan rational bukannya yang empiris. Hal-hal yang empiris tidak dapat di katakan rational kecuali kalau sudah  dapat di anggap sebagai suatu aspek dari keseluruhan (the whole). Keseluruhan adalah mutlak (absolute) dan yang mutlak itu adalah spiritual. Oleh karena itu Hegel menolak pendapat Spinoza yang mengatakan bahwa yang mutlak itu mempunyai atribut extensi di samping artribut pikiran, karena extensi tidak spiritual.


B.     LOGIKA  atau  DIALEKTIKA
Filsafat Hegel mengandung unsur penting yaitu logika atau dialektika. Yang di maksud dengan logika bukan logika yang biasa, yakni yang di ciptakan oleh Aristoteles dan biasanya di namakan formal logic, atau bahasa arabnya adalah Jadal.
Bagi Hegel, yang mutlak (absolute) adalah wujud yang real, sama ada wujud itu berupa jiwa yang tak tertabatas, ataun ide, ataun akal yang universil ataau zat ppencipta. Alam dan pikiran merupakan model daripada yang mutlak.
Untuk memahami wujud, diperlukan suatu logika yang bermula dengan suatu statemen yang akan berganti menjadi kebalikannya, kemudian bersatu dengan yang sebaliknya itu. Ini adalah dialektika, statemen oertama adalah thesis, yang kedua adalah antithesis dan yang di hasilkan adalah syinthesis.
Thesis adalah wujud atau being, sutu hal yang sangat luas dan sangat real, karena segala sesuatu yang kita hadapi adalah wujud (existence). Wujud berarti sifat dari segala yang ada. Akan tetapi wujud itu tidak dapat berdiri sendiri. Jadi wujud itu bukan apa-apa, tetapi dapat menjadi sesuatu. Oleh karena itu jika kita memikirkan wujud, pada waktu yang sama kita memikirkan yang tidak ada. Adapun wujud yang sebenarnya adalah terdirin dari dua kontradiksi yaitu : wujud dan tidak wujud, yakni menjadi atau becoming. Menjadi atau becoming adalah wujud yang sesungguhnya, karena wujud itu sterile dan tidak wujud juga sterile.
Dengan begitu Hegel menjadikan kontradiksi sebagai prinsip pertama baik dalam alam benda maupun alam fikiran, dan dengan begitu pula dapat kita katakana bahwa filsafat Hegel itu filsafat empiris realis, dan berusaha menjadikan hal yang empiris dan hal yang real, keduanya menjadi mutlak.
Benda yang ada selalu dalam keadaan menjadi (becoming), dan ini adalah category quality. Benda yang ada itu berbeda dengan benda lain, dan ini adalah category relasi. Being atau wujud yang merupakan keseluruhan berkontradiksi dengan wujud atau benda yang banyak dan bermacam-macam. Ini adalah category quantity.
Yang banyak itu sesungguhnya satu. Hal ini dapat di lihat dalam quantities yang continue. Ia banyak secara potensial, dan pembagian akan melahirkan sebaliknya, yaitu quantities yang terpisah.

Essensi adalah wujud (being) tang tersebar dan menimbulkaan bermacam-macam aspek atau phenomena. Essensi dan phenomena itu tak dapat dipisah-pisahkan. Essensi adalah kekuatan atau agent, sedang phenomena adalah aksi kekuatan atau fungsi kekuatan tersebut. Phenomena adalah essensinya essensi, oleh karena essensi harus menampakkan diri menjadi phenomena dan phenomena berasal dari essensi. Essensi jika di pandang sebagaiagent ia menjadi substansi. Substansi berlawanan dengan accident. Tetapi accident juga substansi, oleh karena substansi memerlukan accident untuk menampakkan diri.
Ringkasan daripada filsafat Hegel yang mungkin terasa sukar di pahami itu adalah sebagai berikut :
Tidak ada Tuhan terpisah dari alam, tidak ada jiwa yang terpisah daripad phenomena yang menunjukkan AKU, dan tidak ada suatu materi yang berdiri sendiri, terpisah daripada qualities dan accident.
Substansi merupakan kumpulan daripada accident, akan tetapi bukan kumpulan yang mati, melainkan kumpulan yang hidup. Sebab dan musabab merupakan kesatuan.
Benda adalah sebab yang sudah menjelma, dan accident adalah substansi yang tersebar. Tiap kejadian ada sebabnya, tiap sebab menjelma menjadi kejadian. Rangkaian sebab dan musabab bukannya tidak terbatas menjurus kebaris lurus, akan tetapi merupakan gerakan bundaran (circular) dan terbatas, umpamanya hujan itu sebab kelembaban dan lembab itu sebabnya hujan. Dengan begituu maka tak ada sesuatu sebab yang terpisah dari sebab-sebab lain. Dan semua yang ada itulah yang dinamakan “absolute” oleh Hegel.

Kritik Terhadap Logika Hegel
Logika Hegel sebagai yang telah kita lihat di atas adalah : mencari konsep-konsep primer dengan affirmasi, negasi dan mengumpulkan keduanya (negasi dan affirmasi).
Konsep-konsep primer sudah lama dipelajari oleh filsafat. Aritoteles telah mempelajari wujud dan kategori-kategori. Filsafat Scholastik telah menambah keterangan-keterangan hal-hal tersebut. Yang barru bagi Hegel adalah cara induksinya dalam dialektikanya. Hegel berpendapat bahwa sesuatu yang mungkin jadi A atau jadi B atau jadi C, mengandung sifat ABC tersebut, dan oleh karena itu maka benda itu berkontradiksi dengan dirinya sendiri. Inilah kesalahan Hegel.
Pemikiran yang benar seharusnya sebagai berikut :tiap-tiap benda itu ada konsepnya dalam fikiran kita dan konsep dalam pikiran kita itu tidak mengandung hal-hal yang mungkin menjadi penjelmaan benda itu. Oleh karena itu tidak ada kontradiksi baik dalam benda itu ataupun dalam fikiran kita. Akal kita mengetahui bahwa penjelmaan-penjelmaan benda itu tidak terkandung dalam benda itu. Kalau hegel berkata : wujud itu bukan apa-apa karena dapat menjelma menjadi apa saja, maka kata tersebut harus dikoreksi menjadi : wujud itu dapat menjadi apa saja, tetapi tidak dalam satu waktu, bahkan pada waktu-waktu berlainan. Maka tidak betul jika kita mengatakan : wujud dan tidak wujud pada waktu yang sama, tetapi kita harus berkata : apa yang tidak ada dipandang dari satu sudut, mungkin ada dipandang dari sudut yang lain. Dengan perkataan lain, menjadi (becoming) itu bukan kumpulan kontradiksi dan pertentangan-pertentangan, tetapi perpindahan dari satu hal kepada hal yang kontradiksi ; jadi kontradiksi itu tidak berkumpul dan inilah arti the principle of non contradiction.maka jelas bahwa metode hegel tidak mampu untuk menerangkan kejadian dengan kekuatan dalam atau der inner wekende Krafte atau was werkende Geist, oleh karena yang belum menentu tidak dapat menentukan menjadi sesuatu dengan kekuatan sendiri.

C.     ALAM
Jika mutlak atau wujud mutlak yang menurut Hegel bersifat spiritual, pada suatu waktu mengasingkan (alienate) dirinya dan karena pengasingan diri maka timbullah alam. Karena itu, alam merupakan suatu phenomena luar yang opposisi dan menentang. Sedang yang masih ada adalah Alam Pencipta.

D.    MANUSIA DAN MASYARAKAT
Setelah jiwa mutlak atau wujud mutlak menentang dirinya dengan terciptanya alam maka ia ingin kembali kepada keadaan semula yakni kembali kepada ddirinya dengan mengeyahui dirinya. Dalam kembali kepada dirinya sendiri, jiwa yang mutlak yang sudah menjadi alam itu melalui tiga tahapan yang pertama : tahap esprit subjectif, kedua : esprit objectif dan ketiga : esprit absolute.
Diantara tiga jiwa terseut di atas, yang masing-masing mempunyai tiga aspek, karena Hegel memang mengukai kepada angka tiga, saya hanya akan menyebutkan yang relevant bagi tulisan ini. Yaitu aspek ketiga daripada jiwa objectif dan aspek kedua dari jiwa absolute. Yang saya maksudkan dengan aspek ketiga daripada jiwa objectif ialah Negara dan yang saya maksudkan dengan aspek kedua dari pada jiwa mutlak adalah Agama.


TOGA


LATAR BELAKANG TOGA

Berbicara tentang TOGA bukan lah bebicara mengenai masalah baru karena sejak terciptanya manusia di permukaan bumi, telah diciptakan pula alam sekitarnya mulai dari sejak itu pula manusia mulai mencoba memanfaatkan alam sekitarnya untuk memenuhi keperluan alam bagi kehidupannya, termasuk keperluan obat-obatan untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan. Kenyataan menunjukkan bahwa dengan bantuan obat-obatan asal bahan alam tersebut, masyarakat dapat mengatasi masalah-masalah kesehatan yang dihadapinya.
Hal ini menunjukkan bahwa obat yang berasal dari sumber bahan alam khususnya tanaman telah memperlihatkan peranannya dalam penyelenggaraan upaya-upaya kesehatan masyarakat.


TUJUAN TOGA

          Ditinjau dari UKBM (usaha kesehatan berbasis masyarakat) tanaman obat keluarga atau yang sering dikenal dengan sebutan TOGA sangat diperlukan didalam masyarakat yang bertujuan untuk membantu program kesehatan pemerintah yang berdaya guna dan meningkatkan derajat kesehatan yang optimal bagi anggota keluarga pada khususnya dan anggota masyarakat pada umumnya.
            Tujuan lain dengan adanya Toga dan bila di tata dengan baik maka hal ini akan menghasilkan keindahan bagi orang/masyarakat yang ada disekitarnya. Untuk menghasilkan keindahan diperlukan perawatan terhadap tanaman yang di tanam terutama yang ditanam di pekarangan rumah.
PENGERTIAN TOGA

Toga adalah singkatan dari tanaman obat keluarga. Taman obat keluarga pada hakekatnya sebidang tanah baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat , khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

FUNGSI TOGA

Salah satu fungsi Toga adalah sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat kepada upaya-upaya kesehatan masyarakat yang antara lain meliputi:

1. Upaya preventif (pencegahan)
2. Upaya promotif (meningkatkan derajat kesehatan)
3. Upaya kuratif (penyembuhan penyakit)

Selain fungsi diatas ada juga fungsi lainnya yaitu:

1.     Sarana untuk memperbaiki status gizi masyarakat,
 sebab banyak tanaman obat yang dikenal sebagai tanaman penghasil buah-buahan atau sayur-sayuran misalnya lobak, saledri, pepaya dan lain-lain.



2.     Sarana untuk pelestarian alam
Apabila pembuatan tanaman obat alam tidak diikuti dengan upaya-upaya pembudidayaannya kembali, maka sumber bahan obat alam itu terutama tumbuh-tumbuhan akan mengalami kepunahan.

3.      Sarana penyebaran gerakan penghijauan.
 Untuk menghijaukan bukit-bukit yang saat ini mengalami penggundulan, dapat dianjurkan penyebarluasan penanaman tanaman obat yang berbentuk pohon-pahon misalnya pohon asam, pohon kedaung, pohon trengguli dan lain-lain.

4.      Sarana untuk pemertaan pendapatan.
Toga disamping berfungsi sebagai sarana untuk menyediakan bahan obat bagi keluarga dapat pula berfungsi sebagai sumber pengbasilan bagi keluarga tersebut.

5.     Sarana keindahan.
Dengan adanya Toga dan bila di tata dengan baik maka hal ini akan menghasilkan keindahan bagi orang/masyarakat yang ada di sekitarnya. Untuk menghasilkan keindahan diperlukan perawatan terhadap tanaman yang di tanam terutama yang ditanam di pekarangan rumah.








kriteria Jenis TOGA

Jenis tanaman yang harus dibudidayakan untuk tanaman obat keluarga adalah jenis-jenis tanaman yang memenuhi kriteria sebagai berikut:
a.     Jenis tanaman disebutkan dalam buku pemanfaatan tanaman obat.
Jenis tanaman obat yang disebutkan dalam buku pemanfaatan tanaman adalah tanaman yang sudah lazim di tanam di pekarangan rumah atau tumbuh di daerah pemukiman.
b. Jenis tanaman yang lazim digunakan sebagai obat didaerah pemukiman.
c. Jenis tanaman yang dapat tumbuh dan hidup dengan baik di daerah pemukiman.
d. Jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain misalnya: buah-buahan dan bumbu masak
e. Jenis tanaman yang hampir punah
f. Jenis tanaman yang masih liar
Macam – macam TOGA
Contoh  TOGA berdasarkan bagian yang digunakan adalah
1). Jenis tanaman yang dimanfaatkan daunnya
a)     Seledri, manfaatnya untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi.
b)     Belimbing, digunakan untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi.
c)     Kelor, manfaatnya mengobati panas dalam atau demam.
d)     Daun bayam duri, manfaatnya untuk mengobati kurang darah.
e)     Kangkung, manfaatnya untuk mengobati insomia.
f)     Sirih, manfaatnya untuk menyembuhkan batuk, antiseptika, dan obat kumur.
g)     Salam, bersifat astringensia.
h)     Jambu Biji, manfaatnya untuk menyembuhkan mencret.

2). Jenis tanaman yang dimanfaatkan kulit batangnya
a)     Kayu manis, dimanfaatkan untuk mengobti penyakit batuk, sesak napas, nyeri lambung, perut kembung, diare, rematik, dan menghangatkan lambung.
b)     Jeruk nipis, kulit batangnya dapat digunakan sebgai antiseptik, sehingga bisa dipakai bahan baku obat kumur.


Daftar tanaman obat tradisionil yang dipergunakan dalam buku "Pemanfaatan Tanaman Obat Dep. Kes RI Edisi III. 1983 adalah :

Adas FoeniculumVulareMill
Angsana Pterocarpus Indica Willd
Anyang-anyang Elaecorpus Grandiflora J. Sm
Asam Tamarindus Indica L.
Bawang merah Allium Cepa L
Bawang putih Allium Sativum L
Belimbing waluh Averrhoa Bilimbi L.
Beluntas Pluchea Indica (L) Less
Brotowali Tino Spora Crispa (L)
Cengkeh Eugenia Aromatika O.K
Dadap Serep Erythrina Subumbrans Herr
Daun sendok Plantago Hajor L
Delima Putih Punica Granatum L
Gambir Uncaria gambir Roxb
Jagung ZeaMaysL
Jambu Biji Psidium Guajava L
Jarak Ricinus Communis L
Jarak Pagar Jatropha Curcas L
Jaruk Nipis Citrus Aurantifolia Suningle
Katuk SauropusANDROGYNUSHerr
Kayu Putih Helaleuca Leuca Dendra L
Kecubung DaturaHetel
Kelapa Cocos Nucifera
Kembang Sepatu Hibicus Rosa-Sinensis
Kemiri Aleuritis Holuccana (L)
Kencur Kaempferia Galanga L.
Urang aring Eclipta Alba (L.)
Ketumbar Coriandrum Sativum
Kumis Kucing Orthosiphon Stamineus Benth
Kunyit Curcuma Demestica Val
Labu merah Cucurbita Hoschata Duchesne
Lada Piper Nigrum L
Lengkuas LanguasGalanga (L.)
Lidah buaya Aloe Vera L
Lobak RaphanusSativusL.
Mentimun Cucumis Sativus L.
Padi OryzaSativaL.
Pare Homordica Charantia L.
Pegagan Centella Asiatica L.
Pepaya Carica Papaya L.
Pinang Areca Catechu L.
Pisang MusaParadisaca L.
Pulasari Alyxia Spec.
Sambiloto Andrographis Paniculata Lees.
Sembung Blumea Balsamifera (L).
Sirih Piper Betle L.
Sosor Bebek Kalanchoe Pinnata Pers.
Tea Thea Sinensis L.
Tembakau Nicotiana Tembacum L.
Temugiring Curcuma Heyneana Val & V. Zip.
Temu Kunci Boesenbergia Pandurata
Temu lawak Curcuma Xanthorrhiza
Ubi jalar Ipomoea Batatas Poiret





















PEMANFAATAN TOGA
Pemanfaatan TOGA yang digunakan untuk pengobatan gangguan kesehatan keluarga menurut gejala umum adalah:

1. Demam panas
2. Batuk
3. Sakit perut
4. Gatal-gatal
menurut Depkes (1992)Berbagai macam ramuan yang dapat digunakan untuk penyembuhan berbagai penyakit adalah sebagai berikut:
Demam
Demam panas biasa
a. bahan
• Jeruk nipis 1 buah
• Bawang merah 3 biji
• Minyak kelapa 1 sendok makan
• Garam (sedikit)
b. Cara pembuatannya
• Peras jeruk nipis, ambil airnya
• Parut bawang merah, terlebih dahulu dilapisi dengan daun pisang
• Campurkan jeruk nipis dan bawang merah tersebut tambahkan garam dengan minyak.
c. Cara pemakaian
• Dikompreskan pada ubun-ubun


Demam panas karena malaria
a. Ciri – ciri penyakit
• Panas menggigil
• keringat dingin
• Nyeri otot
• Pucat, lesu
• Sakit kepala
b. Bahan yang diperlukan
• Jeruk nipis 1 buah dibelah
• Daun pepaya 1/2 pelepah
• Kencur 1 jari dipukul/dimemarkan
• Air 3 gelas
c. Cara pembuatan
• Semua bahan direbus, kalau perlu di tambah dengan gula merah secukupnya sampai airnya tinggal 1 1/2 gelas.
d. Cara pemakaian
• Minimal diminum 3 x sehari 1/2 gelas. Diulang lagi setiap hari sampai 1 minggu.

Demam Panas Karena Campak (Babagen)
a. Ciri-ciri penyakit
• Panas tinggi
• Anak rewel, lemah
• Batuk-batuk
• Mata merah
• Bintik-bintik merah coklat di kulit

b. Bahan yang diperlukan
• Daun sambiroto 4 lembar
• Pule 1 ibu jari
• Air 1 gelas
c . Cara pembuatan
• Daun sambiroto, pule dibersihkan, kemudian didihkan sampai menjadi 1/2 gelas
d. Cara pemakaian
• Diminum 2 x sehari 1/2 gelas pagi dan sore, ulangi tiap hari sampai panasnya mereda

Batuk
Batuk biasa
a. Bahan
• Kencur 3 jari
• Garam sedikit
b. Cara pembuatan
• Kupas kencur dan parut
• Tambahkan air 3/4 cangkir
• Peras dengan kain bersih dan Baring.
c. Cara pemakaian
• Diminum 2 x sehari 1 ramuan untuk anak-anak dan dewasa.
Batuk Pilek
a. Ciri-ciri penyakit
• Pilek , keluar lendir/cairan ingus dari hidung.
• Kadang-kadang disertai panas.
• Sakit kepala
• Hidung tersumbat
• Nyeri otot
b. Bahan yang dipergunakan
• Air teh kental 3/4 gelas
• Air jeruk nipis 3 sendok makan
• Gula batu sebesar telur ayam
c. Cara pembuatan
• Campur semua bahan, diaduk sampai larut.
d. Cara pemberian
• Orang dewasa minum 3 kali sehari 1 ramuan
• Anak-anak 3 kali sehari 1/2 cangkir

* Anak Balita jangan diberi ramuan ini.

Batuk asma
a. Ciri-ciri penyakit
• Napas berbunyi
• Berkeringat
• Sesak napas
b. Bahan
• Daun randu (daun kapuk) 7 helai
• Pegagan 1 genggam
• Gula batu saecukupnya.
• Air matang 1 cangkir.
c. Cara pembuatan
• Cuci daun randu dan pegagan
• Tumbuk dengan sediki t air, setelah halus tambah air matang dan saring
• Beningnya ditambah dengan gula batu dan aduk hingga larut.
d. Cara pemakaian
• Diminum 1 x sehari 1 ramuan, pagi hari sebelum makan
• Diulang tiap hari sampai sembuh
• Untuk pemeliharaan cukup 1 minggu sekali satu ramuan

Sakit perut
sakit perut biasa
a. Bahan yang diperlukan
• Gula pasir 3/4 sendok makan
• Minyak kayu putih 3 tetes
b. Cara pembuatan
• Gula pasir ditetesi dengan minyak kayu putih Dicampur
c. Cara pemakaiannya
• Campuran ini dimakan, disertai minum teh

sakit perut disertai mencret
a. Ciri-ciri penyakit
• Berak encer lebih 3 kali sehari
• Sakit perut saat berak
• Kadang rasa mual dan kembung.

b. Bahan yang diperlukan
• Daun jambu biji muda satu genggam.
• Adas 5 butir (1/3 sendok teh).
• Pulo sari 2 jari tangan
• Air 2 cangkir
c. Cara membuatnya
• Bahan setelah dicuci dipotong kecil-kecil kemudian didihkan sampai diperoleh 1 cangkir
d. Cara pemakaian
• Diminum 2 x sehari 1/2 cangkir.

Muntah mencret
Berikan ramuan mencret di tambah dengan ramuan muntah yaitu:
a .Bahan
• Parutan pala 1 sendok teh
• Garam sedikit
b. Cara pembuatan
• Kedua bahan dicampur
c. Cara pemakaian
• Makanlah ramuan tersebut.
Sakit perut maag
a. Ciri-ciri penyakit
• Sakit terasa perih terutama daerah ulu hati.
• Mual
• Kadang-kadang disertai keringat dingin dan pusing
• Perut kembung.

b. Bahan yang dipergunakan
• Kunyit yang tua 2 jari tangan
• Air matang 1/2 cangkir
c .Cara pembuatan
• Kupas kunyi t dan bersihkan
• Parut kunyi t tambah air matang
• Peras dengan kain bersih
• Ambil beningnya
d. Cara pemakaiannya
• Minum 2 x sehari satu ramuan, pagi hari sebelum makan dan malam hari sebelum tidur.
• Diminum 2 x sehari 1/2 cangkir.

Gatal
Ramuan gatal-gatal biasa
a. Bahan yang diperlukan
• Batang Brotowali 2 sampai 3 jari
• Air 6 gelas
b. Cara pembuatan
• Campuran dididihkan selama 1/2 jam
c. Cara pemakaian
• Air brotowali gunakan untuk mencuci kulit yang gatal
Ramuan gatal karena Panu
a. Ciri-ciri penyakit
• Bercak putih halus, berbatas tegas
• Rasa gatal pada waktu berkeringat.
b. Bahan yang diperlukan
• Lengkuas 1 jari
• Cuka 1 sendok makan
c. Cara pembuatan
• Lengkuas dipotong miring
• Bagian ujungnya dipukul-pukul hingga berserabut seperti kuas.
d. Cara pemakaian
• Kuas lengkuas yang sudah direndam dalam cuka digosokkan pada kulit yang sakit 2 x sehari.

Ramuan Gatal karena kurap
a. Ciri-ciri penyakit
• Bercak-bercak bundar di kulit selebar beberapa cm dengan tepi berbatas jelas kemerahan.
• Bersisik biasanya dibadan, tangan, kaki, lipatan paha, sela jari dan kepala.
b .Bahan yang diperlukan
• Daun landep 1 genggam.
• Jeruk nipis 1 buah
c. Cara pembuatan
• Daun landep dilumatkan
• Jeruk nipis dipotong dan diperas
• Campurkan pada daun landep yang telah dilumat.
d. Cara pemakaiannya.
• Dioleskan pada kulit yang sakit.

Ramuan Gatal Karena Kudis
a. Ciri-ciri penyakit
• Bintik-bintik bergerombol
• Rasa amat gatal terutama diantara jari-jari tangan dan kaki.
• Pergelangan sebelah dalam dan pantat.
b. Bahan yang diperlukan
• Daun sambiloto segar 1 genggam
• Belerang sedikit
c. Cara pembuatannya
• Bahan ditumbuk bersama-sama sampai halus dan rata.
d. Cara pemakaian
• Dilumurkan pada kulit yang sakit.























Kesimpulan














Daftar Pustaka